
Asosiasi Biochar Indonesia Internasional (ABII) menghadiri undangan Rapat Koordinasi Identifikasi Kebutuhan NEK Sektor Pertanian yang diselenggarakan oleh Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) pada 23-24 Juli 2025 di Bogor.
Agenda ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di sektor pertanian, sesuai amanat Peraturan Presiden No. 98 Tahun 2021 tentang Nilai Ekonomi Karbon (NEK).
Dalam kesempatan ini, ABII memaparkan potensi besar biochar sebagai bahan yang mampu meningkatkan produktivitas pertanian, sejalan dengan tujuan utama sektor pertanian, sekaligus berperan penting dalam upaya pengurangan emisi karbon melalui skema perdagangan karbon.
ABII percaya bahwa biochar dapat menjadi solusi strategis yang tidak hanya mendukung pertanian yang lebih berdaya saing, tetapi juga mendorong tercapainya target dekarbonisasi nasional.
Ke depan, ABII berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mewujudkan pertanian rendah emisi yang inklusif dan berkelanjutan.
Mari bersama kita dorong transformasi sektor pertanian menuju masa depan yang lebih hijau, produktif, dan berdampak positif bagi lingkungan.






