Biokomposit PBSu/BC: Solusi Inovatif untuk Plastik Biodegradable

Biokomposit PBSu/BC: Solusi Inovatif untuk Plastik Biodegradable

Plastik yang berasal dari petrokimia, ketika terbuang di lingkungan, cenderung tidak terurai dan berubah menjadi partikel-partikel kecil yang dikenal sebagai mikroplastik. Fenomena ini telah menjadi perhatian serius dalam beberapa dekade terakhir karena dampaknya terhadap kesehatan lingkungan, terutama meningkatnya konsentrasi mikroplastik di berbagai sumber air dan dalam organisme hidup. Dalam upaya untuk mengatasi masalah ini, para peneliti dan ilmuwan di seluruh dunia sedang aktif mengembangkan bahan alternatif yang sepenuhnya dapat terdegradasi untuk menggantikan plastik berbasis petroleum yang sulit terurai.

Salah satu contoh bahan yang dipelajari secara intensif dari masalah ini adalah poli(butilena suksinat) (PBSu), sebuah poliester yang dapat terurai dan memiliki sifat fisik yang mirip dengan polimer non-degradable. PBSu diproduksi melalui reaksi polikondensasi antara asam suksinat dan 1,4-butanodiol, dengan bahan baku yang dapat dihasilkan melalui metode fermentasi. Bahan ini memiliki aplikasi yang luas dalam berbagai industri, termasuk pertanian, otomotif, elektronik, dan kemasan, karena sifat-sifatnya yang ramah lingkungan.

Namun, meskipun PBSu menawarkan solusi yang menjanjikan, masih ada beberapa kelemahan terkait biaya produksi yang tinggi, sifat mudah terbakarnya, dan biodegradabilitas yang relatif rendah. Untuk mengatasi ini, penelitian telah dilakukan untuk mengembangkan biokomposit PBSu dengan menggunakan biochar (BC) sebagai pengisi.

Biochar merupakan material karbon yang dihasilkan dari pirolisis biomassa dalam lingkungan terbatas oksigen pada suhu tinggi. Sifat-sifatnya, termasuk kandungan karbon yang tinggi, permukaan berpori, konduktivitas listrik, dan struktur stabil, membuatnya menjadi agen penguat yang sangat baik dalam polimer. Dalam penelitian ini, biochar digunakan sebagai pengisi dalam biokomposit PBSu/BC untuk meningkatkan sifat termal dan mekaniknya.

Metode polimerisasi in situ digunakan untuk memproduksi biokomposit ini, sehingga interaksi antara pengisi dan fase polimerik menjadi lebih kuat dan dispersi pengisi menjadi lebih merata. Langkah ini bertujuan untuk memberikan solusi inovatif yang tidak hanya mengatasi masalah plastik yang sulit terurai, tetapi juga meningkatkan kualitas dan kinerja bahan alternatif yang lebih ramah lingkungan.

Melalui fokus pada pengembangan bahan-bahan yang dapat terdegradasi sepenuhnya dan memiliki kinerja yang baik, penemuan ini menjadi langkah penting dalam mendukung upaya global untuk mengurangi dampak plastik terhadap lingkungan. Diharapkan bahwa pengembangan biokomposit seperti PBSu/BC akan memberikan kontribusi positif dalam menjaga keberlanjutan bumi untuk generasi mendatang!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish