Campuran Biochar dengan Pupuk Nitrogen Tingkatkan Hasil Pertanian dengan Mengubah Aktivitas Enzim Tanah dan Kandungan Karbon Organik!

Campuran Biochar dengan Pupuk Nitrogen Tingkatkan Hasil Pertanian dengan Mengubah Aktivitas Enzim Tanah dan Kandungan Karbon Organik!

Biochar dianggap sebagai solusi untuk memperbaiki struktur fisik tanah, membentuk sumber karbon yang sangat stabil, dan mengatur perubahan iklim global. Efek menguntungkan dari biochar terhadap kesuburan tanah telah dieksplorasi di Amazon Brazil sejak zaman pra-Columbus; sebagian besar tanah di wilayah ini adalah tanah teroksidasi yang sangat lapuk dan terkuras. Tanah Terra Preta yang dimodifikasi ini dicirikan oleh 35% karbon hitam di lapisan permukaan. Selain itu, peneliti mengusulkan bahwa mineralisasi karbon organik tanah (SOC) menunjukkan efek eksitasi negatif yang kuat setelah penambahan biochar, yang mengurangi laju mineralisasi SOC.

Penelitian juga menunjukkan bahwa penambahan biochar dapat meningkatkan kandungan SOC yang dapat digunakan oleh mikroorganisme sehingga menghambat mineralisasi karbon organik. Lebih lanjut ditemukan bahwa masukan karbon eksogen dapat meningkatkan kohesi tanah, mencegah erosi tanah, dan mengurangi kehilangan unsur hara tanah. Dibandingkan dengan SOC, komponen karbon organik aktif (karbon organik yang dapat diekstraksi (EOC), karbon organik terlarut (DOC), dan karbon biomassa mikroba (MBC)) merespons dengan cepat terhadap lingkungan eksternal tanah dan berperan penting dalam pergantian jangka pendek. Data tersebut dapat digunakan sebagai indeks produktivitas awal tanah. EOC dan DOC dicirikan oleh kelarutan yang tinggi, mobilitas yang cepat, mineralisasi yang mudah, dan dekomposisi, dan pencucian atau dekomposisi oksidatifnya adalah jalur utama hilangnya karbon organik. Efek aplikasi biochar pada fraksi karbon organik aktif tanah, karbon biomassa mikroba (MBC), dan nitrogen biomassa mikroba (MBN) dapat mencerminkan akumulasi karbon tanah dan intensitas metabolisme mikroba pada tahap saat ini.

Para peneliti mengeksplorasi bagaimana penambahan biochar dan pupuk berbasis karbon mempengaruhi sumber karbon organik di tanah lahan pertanian. Mereka menemukan bahwa jumlah karbon organik yang sangat aktif berhubungan erat dengan stabilitas agregat. Aktivitas enzim tanah merupakan indikator penting kualitas tanah. Faktor kunci yang menyebabkan peningkatan aktivitas enzim tanah adalah perbaikan struktur fisik tanah dan unsur hara serta senyawa lain yang terkandung dalam biochar. Adsorpsi biochar memfasilitasi reaksi enzimatik, dalam percobaan lapangan pada tanah lempung berpasir yang telah diubah dengan biochar, dimana penerapan biochar (30 t·ha −1 ) secara signifikan meningkatkan aktivitas urease tanah sebesar 1,5 kali lipat dan aktivitas dehidrogenase sebesar 3,2 kali lipat. Aktivitas enzim meningkat secara bertahap seiring dengan peningkatan kandungan karbon organik tanah, yang selanjutnya mendorong siklus konversi unsur hara tanah.

Sifat biochar sangat bergantung pada bahan mentah dan cara penerapannya. misalnya, karena biochar jerami mengandung lebih sedikit mineral, biochar jerami harus dikombinasikan dengan pupuk lain sebanyak mungkin dalam perbaikan tanah untuk meningkatkan kesuburan tanah secara mendasar.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish