Mengatasi Tantangan Ekologis dengan Biochar: Menghilangkan DNB dari Air Limbah

Mengatasi Tantangan Ekologis dengan Biochar: Menghilangkan DNB dari Air Limbah

Dalam beberapa dekade terakhir, penggunaan antineoplastik untuk kemoterapi telah meningkat pesat. Namun, banyak obat sitostatik yang digunakan untuk mengatasi kanker ternyata memiliki risiko tinggi sebagai bahan CMR, yaitu karsinogenik, mutagenik, dan reprotoksik. Hal ini menimbulkan kekhawatiran serius terkait paparan pekerjaan dan dampak ekotoksikologi.

Salah satu obat sitostatik yang umum digunakan adalah daunorubicin (DNB), juga dikenal sebagai daunomycin. DNB digunakan dalam pengobatan leukemia, limfoma, kanker payudara, dan kandung kemih, dan telah terdaftar dalam Daftar Obat Penting Organisasi Kesehatan Dunia. Namun, perlu dicatat bahwa DNB juga diklasifikasikan sebagai karsinogenik potensial oleh Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC) [6].

Masalah terbesar terkait obat-obatan ini adalah penghilangan mereka dari air limbah. Saat ini, tidak banyak perhatian yang diberikan pada penghilangan antineoplastik dari air, terutama DNB. Inilah mengapa penelitian tentang penghilangan obat sitostatik dari air limbah sangat penting.

Salah satu pendekatan yang menarik adalah penggunaan biochar, terutama yang dihasilkan dari limbah pertanian seperti kulit jeruk. Biochar memiliki sifat adsorpsi yang kuat, yang membuatnya efektif dalam menyaring kontaminan dari air. Dalam konteks ini, penggunaan biochar dari kulit jeruk dapat menjadi solusi yang berkelanjutan, mengubah limbah pertanian menjadi produk bernilai tambah.

Selain itu, biochar yang dimuat dengan nanopartikel magnetit juga menjadi pilihan menarik. Nanosorbent magnetik ini memiliki kemampuan untuk menghilangkan kontaminan dari air dengan menggunakan medan magnetik eksternal, sehingga memudahkan proses penghilangan DNB dari air limbah.

Penerapan pendekatan ini akan menggabungkan keberlanjutan, efektivitas, dan efisiensi dalam mengatasi masalah ekologis yang terkait dengan obat sitostatik seperti DNB. Dengan demikian, upaya ini tidak hanya memiliki dampak positif pada lingkungan, tetapi juga berpotensi untuk menjadi model dalam pengembangan solusi hijau untuk remediasi air limbah secara luas.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish