Pembentukan Carbon Standards International, Mendorong Revolusi Biochar!

Pembentukan Carbon Standards International, Mendorong Revolusi Biochar!

Biochar, sebagai salah satu teknologi terdepan dalam perang melawan perubahan iklim, semakin mendapat perhatian serius. Di Eropa, sertifikasi Biochar Eropa (EBC) telah menjadi katalisator penting dalam perkembangan industri ini. Dalam langkah monumental, Institut Ithaka, Grup EASY-CERT, dan Konsorsium Industri Biochar Eropa telah bersatu untuk membentuk entitas baru bernama Carbon Standards International. Tujuan utama adalah meningkatkan kualitas dan efisiensi sertifikasi EBC dan C-sink, membuka jalan bagi pertumbuhan pesat industri biochar.

Evolusi Perjalanan Biochar: Dari 500 ton ke 40,000 ton

Begitu sederhana pada 2012, dengan hanya tiga fasilitas pirolisis bersertifikat di Jerman, Austria, dan Swiss. Namun, pada 2021, lebih dari 50 fasilitas produksi di sembilan negara telah bersertifikasi, menghasilkan lebih dari 40,000 ton biochar setiap tahun. Pertumbuhan eksponensial ini memberikan dorongan signifikan pada industri biochar. Dengan pembentukan European Biochar Industry Consortium (EBI), industri ini semakin profesional dan kerangka hukumnya semakin jelas.

Peran EBC dalam Menghadapi Krisis Iklim

Kehadiran EBC sebagai pionir dalam sertifikasi biochar menjadi kunci dalam menjawab panggilan mendesak untuk ekonomi C-sink. Diluncurkan pada 2020, sertifikat C-sink menunjukkan bahwa ilmu biochar berada di garis depan dalam upaya mengurangi dampak perubahan iklim. Pada tahun 2100, 800 miliar ton CO2eq harus dihapus dari atmosfer untuk mencegah kepunahan massal. Inilah tantangan besar yang dihadapi generasi saat ini dan masa depan.

Keterlibatan Institusi dan Langkah Strategis

Selama sepuluh tahun pertama EBC, Institut Ithaka secara penuh mendukung pengembangan standar dan sistem sertifikasi. Namun, untuk mengimbangi pertumbuhan yang diantisipasi, diperlukan struktur yang profesional dan terdampak secara finansial. Inilah mengapa Carbon Standards International dibentuk, dengan Grup EASY-CERT sebagai mitra utama. EASY-CERT, yang memiliki pengalaman luas dalam sertifikasi berkelanjutan, akan menjadi pemegang saham mayoritas dengan 85%, sementara Ithaka dan Konsorsium Industri Biochar Eropa juga akan menjadi pemegang saham.

Menghadapi Tantangan dengan Profesionalisme dan Inovasi

Untuk memastikan standar sertifikasi biochar, pyrolysis, bio-oil, jejak karbon pertanian, dan C-sinks diakui secara global, profesionalisme harus menjadi kunci. Perluasan layanan pelanggan, perekrutan tenaga kerja berkualitas, dan pengembangan sistem teknologi informasi yang canggih menjadi langkah-langkah penting. Ini bukan lagi pekerjaan yang sesuai dengan tujuan amal Institut Ithaka. Investasi diperlukan dalam skala besar untuk mencapai titik impas, dan dengan langkah ini, Carbon Standards International berkomitmen untuk membantu industri biochar berkembang dengan cara yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Masa Depan yang Terang: Biochar dalam Perang Melawan Perubahan Iklim

Dengan membentuk Carbon Standards International, para pelaku industri biochar telah menetapkan fondasi untuk masa depan yang lebih terang. Dengan standar sertifikasi yang ditingkatkan, inovasi yang berkelanjutan, dan keterlibatan pihak-pihak utama, industri ini siap untuk memimpin perang melawan perubahan iklim. Biochar bukan hanya menjadi solusi, tetapi juga membuktikan bahwa keberlanjutan dan perubahan dapat diwujudkan melalui kerjasama dan inovasi.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish