Penggunaan Biochar sebagai Solusi Rendah Biaya pada Penghilangan Logam Berat dari Air dan Air Limbah!

Penggunaan Biochar sebagai Penghilang Polutan pada Tanah!

Polutan dari industri, penggunaan pestisida dan herbisida, pupuk pertanian, dan konsumsi bahan bakar fosil menimbulkan risiko yang signifikan terhadap keamanan tanah dan kesehatan manusia, sehingga hal ini menjadi. Polutan tanah secara garis besar dapat dikategorikan menjadi dua jenis: logam berat dan senyawa organik. Zat berbahaya ini tidak hanya berdampak negatif pada hasil dan kualitas tanaman, namun juga menyebabkan penurunan kualitas udara dan air secara keseluruhan. Selain itu, bahan-bahan tersebut menimbulkan risiko kesehatan yang signifikan bagi manusia karena memiliki efek karsinogenik, teratogenik, mutagenik, dan genotoksik yang dapat membahayakan kesejahteraan kita melalui rantai makanan. Laporan terbaru menunjukkan bahwa polusi tanah berdampak pada sekitar 33% tanah global), yang menunjukkan pentingnya mengatasi masalah ini. Berbagai inovasi sedang dilakukan untuk mengelola kontaminasi tanah dari senyawa ini oleh para ilmuwan dan pembuat kebijakan. Metode pengolahan polusi tanah seperti pertukaran ion, presipitasi, filtrasi membran, fitoremediasi, dan koagulasi merupakan metode yang paling umum dipilih, namun teknik ini memiliki keterbatasan karena harganya yang mahal dan tidak ramah lingkungan.

Mengingat hal ini, para ilmuwan telah mengeksplorasi bahan biochar sebagai pendekatan praktis untuk meminimalkan kontaminasi tanah. Biochar digunakan untuk meningkatkan kualitas tanah sehubungan dengan sifat fisik, kimia, dan biologi, bukan untuk memulihkan tanah yang terkontaminasi. Biochar dengan biaya rendah, kelimpahan, stabilitas, dan efisiensi penghilangan kontaminan yang tinggi akhir-akhir ini mendapat pengakuan atas penggunaannya dalam remediasi lingkungan.

Menurut penelitian, biochar dapat menghilangkan hingga 80% logam berat dari tanah yang terkontaminasi, sehingga menunjukkan potensinya dalam bidang penghilangan polutan. Biochar yang disintesis melalui pirolisis biomassa, memiliki stabilitas kimia dan biologis yang tinggi, kapasitas pertukaran kation yang tinggi, luas permukaan spesifik yang besar, dan konsentrasi gugus fungsi yang besar. Oleh karena itu, sangat berguna untuk mengurangi pergerakan dan bioavailabilitas kontaminan dalam tanah, dan sifat-sifat ini dapat lebih ditingkatkan dengan modifikasi struktur komposit. Selain itu, pasar biochar global diproyeksikan mencapai $3,1 miliar pada tahun 2025 (Grand View Research, 2019), yang menunjukkan semakin diakuinya manfaat biochar dalam pemulihan lingkungan. Demikian juga, bantuan dalam peningkatan pertumbuhan tanaman dan aktivitas mikroba tanah juga dapat diberikan oleh biochar, sehingga mempercepat proses pemulihan ekosistem.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish